2013/04/20

Deskripsi dengan Pengembangan Spasi dan Waktu



Panas yang bahagia di 16 April 2013


   Pagi hari pukul delapan aku tiba di kampus, pagi ini hari selasa aku datang terlambat karena semalam aku baru bisa memejamkan mata pukul dua pagi. Walaupun aku datang terlambat tetapi aku masih diizinkan masuk. Aku pun langsung duduk di bangku paling depan, cuaca hari ini panas sangat terasa hingga ke dalam kelas, memang pada saat berangkat ke kampus matahari sangat terik dan awan pun berwarna biru menandakan pagi yang cerah.
   Pada saat di dalam kelas mahasiswa banyak yang membawa minuman karena ruang kelas 413 yang aku tempatin saat ini tidak memakai AC hanya menggunakan kipas angin itu pun tidak cukup untuk mengusir hawa panas di pagi hari. Waktu pun tidak terasa menujukan hampir pukul sembilan yang menandakan pelajaran pertama akan segera usai, teman ku ayu mendapatkan SMS bahwa hari ini dosen pelajaran kedua tidak dapat masuk karena sakit. Akupun berencana langsung bergegas pulang, setelah pelajaran pertama usai tepat pukul sembilan, aku pun langsung membereskan buku-buku ku, terdengar bisikan teman ku yang duduk di belakan berbicara hari ini ada pernikahan hendrik ketua kelas kita. Akupun langsung teringat bahwa hari ini tanggal 16 April 2013. Aku membatalkan rencana untuk cepat-cepat pulang. Lalu aku pun bertanya pukul berapa acara hendrik dimulai, teman ku majit langsung menjawab dengan lantangnya pukul sebelas. Dengan begitu aku masih memiliki waktu satu jam dan aku pun langsung pergi ke kantin bersama agung dan agus. Setelah tiba di kantin udara semakin panas karena di kantin banyak yang merokok dan ruangngannya pun beratap pendek hingga udara sulit masuk, berbeda sekali dengan ruang kelas tadi walaupun panas tetapi udara masih dapat masuk melalui jendela dan pintu.
   Pukul sepuluh tepat kami pun bersiap untuk pergi ke acara pernikahan hendrik memang tidak semua teman kami ikut hanya enam belas orang, itu pun mereka yang tidak ada acara yang bisa ikut. Kami pun semua pergi dengan wajah lemas dan layu karena polusi dan udara yang panas siang itu, tetapi kami semua bersemangat karena bisa merasakan kebahagiaan teman kami yang sedang menikah. Kira-kira satu jam kami semua menempuh perjalanan Pamulang - Batu Tapak Parung. Karena kami semua tidak melewati jalan utama tetapi jalan pintas perkampungan dan menurut aku itu bukan jalan tercepat melainkan jalan memutar dan menjadikan perjalanan kami memakan waktu yang lebih lama dibandingkan melewati jalan utama. Meski begitu aku dan teman-teman lainnya bersemangat dan bergembira disepanjang jalan karena itu adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa cape dan udara panas.
   Lalu pukul sebelas aku dan teman-teman sampai di tempat anggi (pengantin wanita) dimana acara pernikahan hendrik berlangsung. Aku pun beserta enam belas orang lainnya disambut dengan suka cita oleh keluarga sang pengantin aku bahagia melihatnya sedikit tertawa bercanda dengan teman-teman yang lainnya,  karena akan ada bapak di kelas kita nanti, rasa cape pun hilang sesaat karena telah sampain walaupun udara masih panas di luar tenda tetapi aku cukup nyaman karena telah terlindungi oleh tenda dari matahari siang itu. Aku pun makan bersama dengan teman-teman yang lainnya, ini adalah acara yang bagi aku sangat bermanfaat karena dapat merasakan kebahagiaan teman ku hendrik yang menikah, acara ini juga sebagai mempererat tali pertemanan diantara kita semua. Tak terasa waktu begitu cepat sudah hampir menunjukan pukul satu siang. Aku dan teman-teman yang lainnya bergegas pamitan dan sedikit masih bercanda, meledek si pengantin baru. Sebelum kami semua pulang kami berfoto terlebih dahulu dengan kedua pengantin baru yahh bagi aku momen itu sangat istimewa karena berfoto dengan pengantin baru.
   Setelah aku rasa semuanya sudah cukup dan puas aku beserta teman-teman yang lainnya bergegas meninggalkan tenda berwarna ungu itu memang saat kami datang tadi tenda itu dipenuhi oleh beberapa orang yang sedang berbincang dan makan di dalamnya, tetapi pada saat aku meninggalkan untuk pulang tenda ungu itu terasa sangat sepi dan hanya orang-orang berpakaian rapi saja yang berada di dalamnya, bagi aku itu adalah para keluarga sang pengantin, mungkin sore dan malam nanti tenda ungu itu akan ramai kembali dan dipenuhi para tamu undangan, setelah puas memperhatikan tenda ungu itu aku pun langsung pergi ke tempat parkir dimana motor-motor kami berada. Tempat parkir itu adalah halaman rumah yang dibuat menjadi lahan parkir mendadak, kira-kira berjarak sepuluh meter dari tenda ungu itu, aku pun langsung memakai jaket untuk melindungi panas dan debu pada saat berkendara, setelah semuanya sudah siap aku dan teman-teman pun mulai pergi meninggalkan acara pernikahan hendrik dengan tangan melambai seolah berucap sampai jumpa.   

1 komentar:

Ruang Kata-kata mengatakan...

Deskriptif, tapi masih kurang imajinatif. perhatikan kata yg otomatis menjadi "bias". Judulnya memang membuat orang yang tidak tahu tidak bisa menebak, tambahkan agar lebih menarik.